Minggu, 20 Juli 2014

0 Perkembangan Pembangunan di Papua Terus Maju


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
Indonesia adalah Negara yang sangat pesat kemajuan dan pembangunan dalam bidang social, ekonomi dan budaya. Terdapat banyak kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Kekayaan alam itu sendiri dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dengan masyarakat. Ras, Suku, Agama adalah merupakan salah satu keragaman yang dimiliki oleh Indonesia.

Kita dapat lihat kekayaan alam dan kemajuan tersebut pada pulau Papua. Hutan terbentang luas, maskhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan pun beragam. Sumber Daya Alam melimpah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Papua untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan mereka.

Bukan hanya kekayaan alam saja yang dimiliki oleh Papua, melainkan pembangunan juga semakin maju.

Papua bukan hanya terkenal dengan kepercayaan adat dan penampilan adat saja yang selalu ditonjolkan. Kita lihat juga di kota-kota di papua yang kini terdapat banyak gedung-gedung tinggi serta perusahaan-perusahaan yang dibangun. Saya ambil contoh dengan adanya Mall yang di bangun di Papua yaitu MalJayapura. Dengan dibangunnya mall tersebut, masyarakat Papua dapat menyalurkan maupun mempertontonkan kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui media massa atau media cetak yang beredar bahwa di Papua adalah Pulau yang berkembang dalam pembangunan.

Didalam mall tersebut juga terdapat banyak wahana permainan yang dapat digunakan oleh seluruh warga Papua untuk refreshing keluarga. Bukan wahana permainan saja, terdapat toko-toko baju, toko makan, sampai bioskop ada di dalam mall tersebut. Masih banyak lagi toko-toko besar maupun tempat hiburan lain serta terdapat beragam tempat ibadah di tanah Papua.

Tempat hiburan lain seperti lapangan futsal, taman bermain dan tempat rekreasi keluargapun sudah dirancang sedemikian rupa untuk membangun tanah Papua yang aman dan damai ini.

Di Papua tidak membedakan suku, ras maupun agama, semua masyarakat papua saling menghargai dan menghormati. Hubungan antara masyarakat asli papua dengan masyarakat pendatang sangat baik dalam berkomunikasi. Karena itu semua adalah salah satu jalan guna menunjang perkembangan dan pembangunan di Papua.


Kini Papua semakin maju. Jangan rusak dan jangan kotori tanah papua dengan tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab. Karena Papua adalah salah satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Jumat, 18 Juli 2014

0 Papua Mempunyai Sejarah, Bukan Dibuat-buat


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
Jayapura (18/7) – Aparat Kepolisian Daerah Papua siap melakukan pengamanan atas dibebaskannya Forkorus Yaboisembut yang diklaim sebagai Prasiden Negara Federasi Papua Barat pada tanggal 21 Juli nanti di Lembaga Permasyarakatan Kelas 2 A Jayapura.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua, Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono, S.IK dalam wawancaranya mengatakan bahwa masa penahanan Forkorus Yaboisembut telah selesai dan akan dibebeaskan pada tanggal 21 Juli 2014. Beliau juga mengatakan bahwa yang bersangkutan telah menjalani hukuman sesauai keputusan dari pengadilan Negeri Jayapura dalam kasus KRP bulan Oktober tahun 2011 silam. Forkorus Yaboisembut dibebaskan secara hukum baik hukuman pidana maupun lainnya. Dalam pembebasannya nanti polisi siap melakukan pengamanan baik dari Polres Jayapura Kota, Polres Jayapura dan di back-up Polda Papua. Tujuannya adalah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, Forkorus Yaboisembut ditahan karena dia telah melakukan kasus makar. Dimana dia juga menganggap dirinya sebagai Presiden Negara Federasi Papua Barat. Tindakan yang ia lakukan hanyalah untuk keuntungan bagi dirinya sendiri dan akan merugikan seluruh masyarakat Papua. Dia juga menganggap bahwa papua adalah negara yang berdiri sendiri dibawah kepemimpinannya. Dia selalu berusaha akan membebaskan Papua dari NKRI.

Kita semua mengetahui bahwa dari kemerdekaan Negara Kesatuan republik Indonesia, Papua adalah sah di dalam bingkai NKRI. Tetapi dia selalu membuat kontroversi akan hal itu. Forkorus Yaboisembut ini merupakasn salah seorang generasi yang tidak mengerti sejarah Papua karena Forkorus Yaboisembut ini berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang lahir pada 5 Februari 1955 di Distrik Sentani Timur.

Dia tidak tahu dengan sejarah yang pernah terjadi di Papua, Dia hanya tahu dari isu-isu miring dari luar. Maka dari itu, dia selalu mengklaim bahwa dirinya adalah Presiden Negara Federasi Papua Barat yang selalu ingin membebaskan Papua dan Papua Barat keluar dari bingkai Indonesia. Tetapi itu tidak pernah berhasil dilakukan olehnya, karena semua masyarakat, terutama masyarakat papua tahu bahwa mereka ada didalam kibaran Sang Merah Putih.


Diharapkan kepada Forkorus Yaboisembut setelah dibebaskan nantinya agar sadar dan mengakui bahwa di adalah salah seorang WNI. Tidak perlu dia bersusah payah untuk memprovokasi masyarakat papua untuk mengikutinya. Karena perkembangan di Papua-Indonesia sangatlah pesat dan dapat menyejahterakan masyarakat. Mari bersama-sama membangun Papua lebih maju tanpa adanya konflik yang terus terjadi di Papua. Masyarakat Papua hanya perlu kedamaian, bukan penderitaan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab akan masyarakat akan kesejahteraan masyarakat.

Kamis, 17 Juli 2014

0 Tukang Ojek Ditembak Di Lany Jaya


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!


Lannya Jaya – Telah terjadi penembakan kepada kepada warga sipil yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di daerah Dugume Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (17/7) pukul 17.10 WIT. 

Lagi-lagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berbuat ulah dengan melakukan penembakan kepada masyarakat sipil yang kegiatan sehari-harinya sebagai tukang ojek. Korban penembakan tersebut bernama Nasito (47).

Adapun kronologis sebagai berikut, berawal ketika korban yang bernama Narsito mengantar salah seorang penumpang dari arah Malagayneri menuju ke Tiom. Sesampainya di kampung Dugume, Narsito yang berprofesi sebagai tukang ojek ditembak oleh penumpangnya tersebut. Nyawa Narsito tidak dapat diselamatkan karena pelaku (penumpang) menembak dibagian leher belakang dan tembus ke pipi bagian kiri dengan senjata api jenis pistol. Diduga senjata api tersebut milik Kelompok Sipil Bersenjata anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di daerah tersebut.  

Tindakan yang dilakukan sangat tidak manusiawi dan tidak mempunyai belas kasihan kepada masyarakat. Semua pihak mengetahui bahwa tindakan yang dilakukan oleh kelompok tersebut sangat brutal hingga mengakibatkan kerugian personel maupun materiil yang tidak sedikit. Mereka sering kali melakukan kekerasan terhadap orang-orang sipil yang tidak berdosa yang mereka jadikan sebagai bulan-bulanan untuk disiksa dan akhirnya dibunuh. Tindakan tersebut memang sering dilakukan oleh kelompok bersenjata tersebut guna menakuti masyarakat sehingga mereka dapat mempengaruhi masyarakat untuk bergabung dengan mereka secara paksa. 

Tanah Papua adalah tanah damai, tanah Papua menjadi kotor itu semua karena ulah mereka yang sangat anarkis. Tetapa pihak keamanan TNI-Polri telah menindak tegas bagi orang-orang yang berusaha untuk merusak dan mengotori serta membuat kerusuhan di tanah Papua. Keamanan telah dijaga ketat oleh TNI-Polri diberbagai wilayah di Papua untuk meminimalisir tindak kriminal kelompok bersenjata tersebut.

Saat ini TNI-Polri mengambil langkah-langkah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lany Jaya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama untuk mencegah agar kejadian seperti diatas tidak terulang kembali. Pihak keamanan juga akan menggiatkan patroli gabungan TNI-Polri ke daerah-daerah rawan.

Diharapkan untuk para warga agar tidak mudah terpengaruhi oleh kelompok bersenjata tersebut serta tidak takut dengan apa yang telah terjadi. Karena pihak keamanan TNI-Polri akan selalu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama masyarakat Papua.(and/gtg)

Sumber  :   http://regional.kompasiana.com/2014/07/17/tukang-ojek-ditembak-di-lany-jaya-674714.html

Rabu, 16 Juli 2014

0 Jangan Buat Masyarakat Papua Menderita Karena Ulah Anarkis KSB


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
Puncak Jaya – Berulah Lagi, Orang Tak Dikenal (OTK) melakukan aksi penghadangan dan penembakan serta penembakan kepada orang sipil yang bertempat di Puncak Jaya, Wamena, Rabu (16/7) pada pukul 14.15 WIT.

Kejadian bermula dari mobil yang melaju dari Wamena-Mulia yang akan ke Kampung Kalome dan Kampung Dangobak. Mobil tersebut membawa bahan sembako guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat setempat.  Selanjutnya, mobil tersebut dihadang dan ditembaki oleh sekelompok OTK tersebut.

Kejadian tersebut mengakibatkan 2 orang sipil tewas ditempat dan 1 orang luka. Lalu kerugian lainnnya adalah 4 mobil bermerk Mitsubishi Strada hangus terbakar. Diduga sekelompok OTK ini adalah kelompok bersenjata yang sering membuat onar serta membuat resah warga papua. Aksi mereka sering dilakukan di tempat-tempat yang kurang dapat pantauan aparat keamanan TNI-Polri.

Adapun nama-nama korban meninggal yaitu Kallo (30 tahun) yang terkena tembak di bagian kepala dan Laksamana (24 tahun) serta 1 orang kritis yang terkenan tembakan di bagian pantat. Setelah melakukan pengahdangan dan penembakan, kelompok bersenjata itu melarikan diri kedalam hutan.

Terdapat salah satu warga yang melaporkan kejadian tersebut kepada pasukan Pos Satuan Penugasan TNI Yonif 751/R dan Tim Sus Polres Mulia. Lalu aparat keamanan TNI-Polri langsung menuju ke Tampat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan penjagaan serta melakukan evakuasi terhadap korban dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kejadian tersebut kerap terjadi di daerah-daerah rawan seperti Puncak Jaya dan Mulia. Pastinya tindak kriminal yang dilakukan oleh sekelompok bersenjata tersebut sangat merugikan banyak faktor. Salah satunya adalah faktor keamanan dan faktor perekonomian masyarakat di daerah pedalaman. Kelompok bersenjata itu secara otomatis menghambat perekonomian masyarakat karena kurangnya pasokan bahan pangan untuk masyarakat Puncak Jaya. Sehingga bahan pangan disana menjadi mahal karena ulah kelompok bersenjata yang sering menghadang dan menembaki mobil-mobil yang mengirim pasokan sembako.

Kelompok bersenjata tersebut sengaja melakukan tindak kriminal agar mudah memprovokasi masyarakat papua, serta mengajak secara paksa masyarakat untuk secara paksa dibawah tekanan mereka. Tindakan mereka juga membuat resah para warga dan menciptakan kondisi yang tidak kondusif.


Diharapkan untuk masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya kelompok bersenjata tersebut. Pihak keamanan telah menambah personel untuk menjaga keamanan masyarakat serta akan menindak tegas orang-orang yang melakukan tindak kriminal.

Selasa, 15 Juli 2014

0 Kunjungan Kerja Mendikbud RI di Kota dan Kabupaten Jayapura


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!


Jayapura – Bpk. Prof. DR. H. Mohammad Nuh, DEA Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) telah melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, Selasa (15/7) pukul 07.15 WIT.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka Pencanangan Implementasi Kurikulum 2014 Provinsi Papua. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejarah kurikulum pendidikan terus berubah sesuai dengan perkembangan dan kemajuan di Indonesia. Perubahan kurikulum ini juga akan terus berubah mengikuti kemajuan ilmu teknologi dan kebijakan-kebijakan dari pemerintah sesuai saran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 

Perubahan Kurikulum ini juga merupakan akibat dari perkembangan akademik, industri dan sosial budaya. Dengan adanya perkembangan tersebut kebutuhan pasti akan berubah, baik itu dalam kebutuhan dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun sikap dalam keseharian.

Untuk itu, Mendikbud RI Bpk. Prof. DR. H Mohammad Nuh, DEA mecanangkan Implementasi Kurikulum 2014 di Provinsi Papua guna memberikan kurikulum terbaru dalam memajukan pendidikan dan ilmu pengetahuan di Indonesia, terutama di Provinsi Papua. Implementasi Kurikulum 2014 yang baru ini akan dilakukan secara bertahap dan terus dilakukan.

Dalam pencanangan tersebut, turut hadir dalam rombongan Mendikbud RI terdiri dari Isteri Mendikbud RI Ibu Laily Rachmawati M. Nuh, Dirjen Dikmen Kemendikbud RI Prof. Ahmad Jazidie, Staf Ahli Mendikbud RI Dr. Taufik Hanafi, Staf Khusus Mendikbud RI Ir. Sukemi, Dir Pembinaan SD Kemendikbud RI Prof. Dr. Ibrahum Bafadal, M.Pd, Dir Pembinaan SMP Kemendikbud RI Didik Suhardi, S.H, M.Si.(and/gtg)

Text Widget

Label